Dalam detik berdetak
Dalam kelam tenggelam
Menyusur busur hingga ke ujung
Melintas batas tanpa terhenti
Tak bergeming jasad diterpa renta
Menggapai asa ditengah hampa
Terang yang memanggang
Gelap membungkus kedap
Aku, tak akan berhenti menangkap air .. tak akan menyerah mengejar angin
Memenangkan apa yang sudah dituliskan tinta nasib
Menantang hidup dengan segala episode tangis dan tawa nya
.. dengan segala noda dan kesucian nya

7 Comments
hmmmm…
memang rada2 ribet bersahabat dengan nasib, hehehehe
puisi yang sangat sulit ditangkap
rasa yang ada di dalamnya
perlu beberapa kali mengulang
sesulit menangkap air
sesulit mengejar angin
makna yang srasa dikaburkan
tersembunyi dari semua kata yang tertera
kan kutanya pada sahabatku yang bernama angin
pesan apa yang dibawanya?
the show must go on
barisan kata yang indah,
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank sukses selalu yaaaak
I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll
mudah mudahan semangat lebaran.. semangat persahabatan dalam CINTA dan KASIH SAYANG terus melekat di hati kita semua.. dan bertumbuh kembang membangun kembali kepribadian bangsa yang ramah dan penuh CINTA
salam sayang untukmu saudaraku
*elus elus jenggot*
Ini kok komengnya serupa serupa, semacam spammer kah ? Hiehiehie
Aku, tak akan berhenti menangkap air .. tak akan menyerah mengejar angin..
ini maksudnya cita2nya ga realistis atau gmn yah? hehe. soalnya saya dulu pernah punya cita2 pengen jadi burung. itu baru bnr2 mengejar angin.. hehe
Write a Comment