Akhirnya bisa mantengin video amatir Keong Racun ala SinJo yang katanya fenomenal itu, sampe selesai. Sebelumnya cuma lihat sekilas saja dari tayangan yang wira wiri di acara-acara televisi. Kenapa menonton sampe selesai? Ya sepertinya saya ikut-ikutan penasaran dengan isi lengkap video itu. Dan tidak, saya tidak ingin membahas penuh soal video itu disini.

Pagi ini seperti biasa, saya dan suami selalu ngobrol sambil melakukan aktivitas-pagi kami. Salah satunya, ngobrol soal SinJo ini. Membahas soal pemberitaan media yang menurut saya sepertinya terlalu nyeleneh, mengada-ada dan tulalit. Singkatnya membesar-besarkan sesuatu yang sebenarnya biasa saja. Lalu suami dengan entengnya menyahut di sela-sela mandinya,

“Menurutku, sebenernya mereka ndak salah kok, mereka kan juga bilang kalo mereka membuat video itu hanya untuk iseng. Andai mereka mendapatkan tawaran pekerjaan ini itu dari video itu, ya berarti memang lewat situ jalan rejeki mereka”

Eh iya ya, ternyata memang jalan rejeki itu tidak melulu melalui proses yang “baku”. Saya sendiri berkali-kali mengalami hal itu. Walau kita selalu diajarkan untuk selalu berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu, nyatanya saya pernah juga, begitu saja mendapatkan hal-hal yang saya inginkan, seperti jatuh dari langit. Namun begitu juga sebaliknya, kehilangan sesuatu atau tidak bisa mendapatkan sesuatu yang diinginkanpun, tidak selalu dikarenakan kurangnya usaha.

Tiba-tiba berharap, saya adalah cucu yang hilang dari seorang pengusaha kaya-raya **ngimpi**